Thursday, June 7, 2012

Karolin-PDIP: Video Seks Itu Tidak Benar

Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat RI, Karolin Margaret Natasa, meminta Badan Kehormatan (BK) DPR bersikap objektif terkait pengusutan kasus video seks yang dituduh melibatkan dirinya. Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini mendesak BK bertindak sesuaai dengan aturan.

"Kita harus saling menghormati, saling menjaga harkat dan martabat anggota Dewan juga," kata Karolin di kediamannya, Jalan Pak Benceng, Kota Baru, Pontianak, Kalbar, Rabu 6 Juni 2012. "Karena apa yang dituduhkan kan belum tentu benar. Kami siap untuk memberikan klarifikasi jika memang diminta."

BK DPR sedianya akan memeriksa Karolin pada Senin kemarin. Namun, Karolin tidak hadir. Beralasan sakit, dia minta pemeriksaan ditunda.

Saat ini, Karolin mengaku kondisinya telah membaik. Dia siap hadir dan menngklarifikasi kasus video adegan seks yang beredar luas itu. "Saya tetap menghargai proses yang ada di BK DPR, dan siap mengklarifikasi bahwa itu tidak benar," kata dia.

Putri Gubernur Kalimantan Barat ini mengatakan selama ini dia sengaja memilih diam terkait beredarnya video yang menyudutkannya itu. Dia tidak ingin menanggapinya secara berlebihan.

"Saya harus menyikapi ini secara bijaksana. Terkait dengan situasi yang terus berkembang, saya memilih untuk lebih berhati-hati saja dan mengormati semua proses yang ada di BK DPR RI," katanya.